12/14/15

Pengertian Gerak Lurus, Gerak Nyata, Gerak Relatif, Gerak Semu, Kelajuan & Kecepatan

Admin Perpusku
Loading...

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menyaksikan berbagai benda melakukan gerak. Contohnya antara lain kereta api bergerak meninggalkan stasiun, murid-murid berlari di lapangan, bola basket dilempar ke arah keranjang membentuk lintasan parabola, gerak berputar dialami penumpang komidi putar, dan masih banyak lagi contohnya. Dari contoh-contoh itu, sebenarnya apakah gerak itu?

A. Pengertian Gerak
Sebuah benda dikatakan bergerak jika posisinya berubah terhadap suatu titik acuan. Panjang lintasan yang ditempuh benda bergerak disebut jarak. Sementara itu, perubahan posisi benda terhadap titik acuan disebut perpindahan. Dan titik-titik yang dilalui oleh suatu benda ketika bergerak disebut lintasan.
Jadi pengertian gerak adalah perubahan posisi atau kedudukan suatu benda terhadap titik acuan tertentu.

Gerak Lurus

Berdasarkan lintasannya, gerak gerak ada beberapa macam, yaitu gerak lurus, gerak parabola, dan gerak melingkar.

Gerak lurus adalah gerak yang lintasannya lurus.
Contoh Gerak Lurus: gerak kereta api diatas rel lurus.

Gerak parabola adalah gerak yang lintasannya berupa garis lengkung setengah lingkaran (parabola).
Contoh gerak parabola: gerak bola yang kita lempar ke depan.

Gerak melingkar adalah gerak yang lintasannya melingkar.
Contoh gerak melingkar: gerak jarum jam.

Gerak Nyata
Gerak nyata adalah gerak benda yang sesungguhnya.
Contoh gerak nyata: orang berlari, kuda berlari, kelereng menggelinding.

Gerak Relatif
Sebuah gerak bersifat relatif. Suatu benda yang bergerak terhadap benda tertentu, belum tentu bergerak terhadap benda lainnya. Jadi, dengan titik acuan tertentu, suatu benda dikatakan bergerak, sedangkan dengan titik acuan lain, benda dikatakan diam.

Jika sebuah mobil mejau di jalan raya, andaikan kita berada di dalam mobil, apa yang kita lihat di luar mobil? Benda-benda seperti pohon, tiang listrik, rumah, kendaraan lain, dan benda lain yang berada ditepi jalan seakan-akan bergerak ke belakang. Namun, jika kita memerhatikan penumpang lain yang berada di dalam mobil, mereka tampak duduk di tempatnya masing-masing dan tidak bergerak.
Pada peristiwa tersebut, mobil dikatakan bergerak terhadap pohon-pohon, tiang listrik, rumah, dan benda yang dilewatinya. Hal ini dikarenakan mobil mengalami perubahan kedudukan terhadap benda-benda tersebut. Sementara itu, penumpang di dalamnya, mobil dikatakan diam. Sebab, kedudukan penumpang terhadap mobil adalah tetap.

Gerak Semu
Gerak semu adalah gerak tidak nyata yang dihasilkan karena gerakan pengamat. Jadi sebuah benda dikatakan melakukan gerak semu jika benda tersebut sebenarnya diam, tetapi seolah-olah bergerak.
Contoh Gerak Semu: Matahari yang seolah-olah bergerak dari timur ke barat. Padahal sesungguhnya matahari diam, bumilah yang berotasi dari arah barat ke timur.

B. Kelajuan dan Kecepatan
Kecepatan didefinisikan sebagai rata-rata perpindahan benda per satuan waktu. Kecepatan termasuk besaran turunan, yang diturunkan dari besaran panjang dan waktu. Kecepatan merupakan besaran vektor, karena memiliki besar dan arah. Satuan kecepatan dalam Sistem Internasional adalah m/s. Satuan kecepatan lainnya dalah km/jam. Besarnya kecepatan disebut dengan kelajuan. Kelajuan adalah hasil bagi antara jarak yang ditempuh (s) dibagi dengan waktu tempuhnya (t). Kelajuan merupakan besaran skalar karena tidak bergantung pada arah gerak benda. Untuk mengetahui nilai kelajuan kita bisa menggunakan persamaan berikut.


v = s/t

dengan
v = kelajuan (m/s)
s = jarak (m)
t = waktu (s)

Kelajuan benda tidak selalu sama selama benda itu bergerak. Karena selama benda bergerak, kelajuannya berubah-ubah. Oleh karena itu perlu ditentukan kelajuan rata-rata. Kelajuan rata-rata adalah perbandingan antara jarak total yang ditempuh benda dengan selang waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak tersebut. Secara matematis dapat dirumuskan sebagai berikut.
v̅=st

dengan
v̅    = kelajuan  (m/s)
s = total jarak (m)
t  = total waktu (s)

Silakan Tinggalkan Komentar Anda :