4/27/16

Jenis-jenis Penyakit Tumbuhan, Contoh, Penyebab, dan Cara Pengendaliannya

Admin Perpusku
Loading...

Penyakit tanaman adalah sesuatu yang menyebabkan gangguan pada tanaman sehingga tanaman tersebut tidak dapat bereproduksi atau mati secara perlahan-lahan.
Jenis – jenis penyakit yang menyerang tumbuhan sangat banyak jumlahnya. Penyakit yang menyerang tumbuhan banyak disebabkan oleh mikroorganisme, misalnya jamur, bakteri, dan alga. Penyakit tumbuhan juga dapat disebabkan oleh virus. Penyakit-penyakit tanaman ini mengakibatkan tidak dapat berfungsinya bagian-bagian tanaman menjalankan fungsinya akibat kerusakan yang disebabkan oleh mikroorganisme.

Jenis-jenis Penyakit Tumbuhan
1. Jamur
Jamur adalah salah satu organisme penyebab penyakit yang menyerang hampir semua bagian tumbuhan, mulai dari akar, batang, ranting, daun, bunga, hingga buahnya. Penyebaran jenis penyakit ini dapat disebabkan oleh angin, air, serangga, atau sentuhan tangan.
Penyakit ini menyebabkan bagian tumbuhan yang terserang, misalnya buah, akan menjadi busuk. Jika menyerang bagian ranting dan permukaan daun, akan menyebabkan bercak – bercak kecokelatan. Dari bercak – bercak tersebut akan keluar jamur berwarna putih atau oranye yang dapat meluas ke seluruh permukaan ranting atau daun sehingga pada akhirnya kering dan rontok.
Jika jamur ini mengganggu proses fotosintesis karena menutupi permukaan daun. Batang yang terserang umumnya akan membusuk, mula – mula dari arah kulit kemudian menjalar ke dalam, dan kemudian membusukkan jaringan kayu. Jaringan yang terserang akan mengeluarkan getah atau cairan. Jika kondisi ini dibiarkan, jaringan kayu akan membusuk, kemudian seluruh dahan yang ada di atasnya akan layu dan mati.
Penyakit Antraknosa

Contoh penyakit yang disebabkan oleh jamur:
- Penyakit Antraknosa, yang disebabkan oleh cendawan Colletotrichum capsici.
- Penyakit garis kuning pada daun, yang disebabkan oleh cendawan yang bernama Fusarium oxysporum.
- Penyakit Batang Dry Basal Rot, yang disebabkan oleh cendawan Ceratocyctis paradoxa
- Penyakit busuk tandan (bunch rot), yang disebabkan oleh cendawan Marasmius palmivorus sharples.

2. Bakteri
Bakteri dapat membusukkan daun, batang, dan akar tumbuhan. Bagian tumbuh tumbuhan yang diserang bakteri akan mengeluarkan lendir keruh, baunya sangat menusuk, dan lengket jika disentuh. Setelah membusuk, lama – kelamaan tumbuhan akan mati. Tumbuhan yang diserang bakteri dapat diatasi dengan menggunakan bakterisida.
Penyakit CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration)

Contoh penyakit yang disebabkan oleh bakteri:
- Penyakit CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration), yang disebabken oleh bakteri Candidatus Liberibacter asiaticus.
- Penyakit hawar daun tanaman padi, yang disebabkan bakteri Xanthomonas oryzae.
- Penyakit Nematoda, yang disebabkan oleh bakteri Nematoda rhadinaphelenchus cocophilus.

3. Virus
Selain bakteri dan jamur, dalam kondisi yang sehat, tumbuhan dapat terserang oleh virus. Penyakit yang disebabkan oleh virus cukup berbahaya karena dapat menular dan menyebar ke seluruh tumbuhan dengan cepat. Tumbuhan yang sudah terlanjur diserang sulit untuk disembuhkan.
Penyakit TMV (Tobacco Mozaik Virus)

Contoh penyakit yang disebabkan oleh virus:
- Virus TMV (Tobacco Mozaik Virus) penyebab mozaik pada daun
tembakau.menimbulkan bercak-bercak putih, menyerang permukaan atas daun tebakau
- Virus Tungro: penyebab penyakit kerdil pada padi. Penularan virus
ini dengan perantara wereng coklat dan wereng hijau.

4. Alga (Ganggang)
Keberadaan alga juga perlu diaspadai karena dapat menyebabkan bercak karat merah pada daun tumbuhan. Tumbuhan yang biasanya diserang antara lain jeruk, jambu biji, dan rambutan. Bagian tumbuhan yang diserang oleh alga biasanya bagian daun, ditandai adanya bercak berwarna kelabu kehijauan pada daun, kemudian pada permukaannya tumbuh rambut berwarnya cokelat kemerahan. Meskipun ukurannya kecil, bercak yang timbul sangat banyak sehingga cukup merugikan.
Penyakit Karat Merah

Contoh penyakit yang disebabkan oleh Alga (Ganggang):
- Penyakit Karat Merah, yang disebabkan oleh ganggang Cephaleuros heningsii, Schm.

Cara Mengendalikan Penyakit pada Tanaman
1. Usahakan tumbuhan selalu dalam kondisi prima atau sehat dengan cara tercukupi segala kebutuhan zat haranya.
2. Jangan membiarkan tumbuhan terlalu rimbun, pangkaslah sehingga selaruh bagian tumbuhan mendapatkan sinar matahari yang cukup.
3. Jangan biarkan tumbuhan terserang kutu, tungau, atau hewan yang lain yang serung membawa bakteri atau jamur.
4. Usahakan lingkungan selalu bersih.
5. Perhatikan tumbuhan sesering mungkun sehingga penyakit dapat terdeteksi sedini mungkin.
6. Jika terdapat gejala – gejala yang tampak, pangkaslah bagian tumbuhan (daun, buah, ranting) yang terserang, kemudian dibakar agar tidak menular ke bagian atau tumbuhan yang lainnya.
7. Penggunaan pertisida sebagai alternative terakhir untuk pengobatan hama dan penyakit pada tumbuhan

Silakan Tinggalkan Komentar Anda :