5/24/16

Faktor-faktor Eksternal Penyebab Perubahan Sosial

Admin Perpusku
Loading...

Perubahan bisa terjadi sebagai akibat adanya sesuatu yang oleh masyarakat dianggap sudah tidak memuaskan lagi. Selain itu mungkin juga disebabkan adanya faktor-faktor baru yang oleh masyarakat dianggap memiliki manfaat yang lebih besar bagi kehidupannya. Sementara itu Soerjono Soekanto menyebutkan adanya faktor-faktor eksternal yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat.

Pengaruh Budaya Asing Tahun Baru

Faktor-faktor Eksternal Penyebab Perubahan Sosial
Berikut ini adalah faktor-faktor eksternal yang menyebabkan adanya perubahan sosial dalam masyarakat.
a) Lingkungan fisik
Bencana alam, antara lain gunung meletus,banjir, gempa bumi, atau tsunami. Bencana alam dapat menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan fisik, sehingga menuntut manusia melakukan adapatasi terhadap lingkungan yang telah berubah tersebut. Biasanya, untuk bertahan ataupun mengatasi suatu bencana alam, manusia terkadang lupa melanggar nilai-nilai dan norma sosial yang telah ada.

Pertambahan jumlah penduduk dan kemajuan teknologi lambat laun dapat merusak alam.
Semakin tinggi jumlah penduduk, maka semakin tinggi pula tekanan terhadap alam. Oleh karena itu akan terjadi perusakan alam. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan akan perumahan, manusia mengeringkan lahan pertanian untuk membangun rumah. Akibatnya lahan pertanian menjadi sempit, serta banyak petani yang kehilangan lahan untuk bertani dan terpaksa bekerja sebagai buruh pabrik atau pekerjaan yang lainnya.

b) Peperangan
Peperangan selalu berdampak pada tingginya angka kematian, rusaknya berbagai sarana dan prasarana keburtuhan hidup sehari-hari, kekacauan ekonomi dan sosial, dan terguncangnya mental penduduk sehingga merasa prustasi dan tidak berdaya.yang lebih memprihatinkan,peperangan sering berakhir dengan penaklukan yang diikuti pemaksaan idiologi dan kebudayaan oleh pihak atau Negara yang menang.

c) Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain
Kontak dengan masyarakat lain yang berbeda kebudayaan dapat menyebabkan adanya perubahan sosial.Kontak dapat terjadi antar etnis didalam suatu kawaan atau yang berasal dari tempat yang terjauh.interaksi antara orang atau kelompok yang berbeda etnis dan kebudayaan yang tingggi akan memperluas pengetahuan dan wawasan tentang budaya masing-masing sehinggga dapat menimbulkan sikap toleransi dan penyesuaian diri terhadap budaya lain tersebut.sikap toleransi dan penyesuaian diri ini pada akhirnya akan memborong terjadinya perubahan kebudayaan.

Terjadinya pengaruh kebudayaan masyarakat lain yang menyebabkan perubahan sosial adalah sebagai berikut:
1. Apabila terjadi hubungan primer, maka akan terjadi pengaruh timbal balik. Dengan demikian, di samping dipengaruhi, suatu masyarakat juga akan memengaruhi masyarakat lain. Akibatnya muncul kebudayaan baru yang merupakan perpaduan antara dua kebudayaan yang saling berhubungan. Misalnya wayang yang merupakan perpaduan antara kebudayaan Jawa dan Hindu (India).

2. Apabila kontak kebudayaan terjadi melalui sarana komunikasi massa, seperti radio, televisi, majalah atau surat kabar. Dalam hal ini yang terjadi adalah pengaruh sepihak, di mana pengaruh hanya berasal dari masyarakat yang menguasai sarana komunikasi massa tersebut.

3. Apabila dua masyarakat yang mengalami kontak kebudayaan mempunyai taraf kebudayaan yang sama, terkadang yang terjadi justru cultural animosity, yaitu keadaan di mana dua masyarakat yang meskipun berkebudayaan berbeda dan saling hidup berdampingan, namun saling menolak pengaruh kebudayaan satu terhadap yang lain. Biasanya terjadi antara dua masyarakat yang pada masa lalunya mempunyai konflik fisik ataupun nonfisik.

4. Apabila dua kebudayaan bertemu salah satunya mempunyai taraf yang lebih tinggi, maka yang terjadi adalah proses imitasi (peniruan) unsur-unsur kebudayaan masyarakat yang telah maju oleh kebudayaan yang masih rendah.

Silakan Tinggalkan Komentar Anda :