6/5/16

Pengertian dan Jenis-jenis Penelitian

Admin Perpusku
Loading...

Masyarakat senantiasa mengalami perubahan pada semua elemen struktur sosial. Namun, terkadang, sebagian perubahan ini sulit dipahami, terutama yang berkaitan dengan arah perubahan apa yang akan terjadi, dan cara agar perubahan tidak merugikan masyarakat itu sendiri. Untuk memahami kondisi masyarakat yang terus mengalami perubahan, kita dapat melakukan penelitian ilmiah. Penelitian ilmiah merupakan cara yang tepat untuk mengungkapkan berbagai fenomena sosial di masyarakat secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Apakah Penelitian itu?

Pengertian Penelitian
Apakah yang dimaksud dengan penelitian? Kata penelitian merupakan terjemahan dari kata bahasa Inggris research, yang berasal dari kata re (kembali) dan to search (mencari). Jadi, menurut bahasa, penelitian adalah mencari kembali suatu pengetahuan.

Beberapa ahli juga mengemukakan pendapat tentang  pengertian atau definisi dari penelitian, di anataranya adalah sebagai berikut:
1. Menurut Parson (1946)
Penelitian adalah pencarian atas sesuatu (inquiry) secara sistematis, degan penekanan bahwa pencarian ini dilakukan terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan

2. Menurut John (1949)
Penelitian adalah suatu pencarian fakta menurut metode objektif yang jelas, untuk menemukan hubungan antara fakta dan menghasilkan dalil atau hukum tertentu.

3. Menurut Woody (1972)
Penelitian adalah suatu metode untuk menemukan sebuah pemikian kritis. Penelitian meliputi pemberian definisi dan redefinisi terhadap masalah, meformulasikan hipotesis atau jawaban sementara, membuat kesimpulan, dan sekurang-kurangnya mengadakan pengujian yang hati-hati atas semua kesimpulan yang diambil untuk menentukan apakah kesimpulan tersebut cocok dengan hipotesis.

4. Menurut Donald Ary (1982)
Penelitian adalah penerapan pendekatan ilmiah pada pengkajian suatu masalah untuk memperoleh informasi yang berguna dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dari beberapa definisi penelitian diatas, dapat disederhanakan bahwa penelitian adalah suatu penyelidikan terorganisasi, atau penyelidikan yang hati-hati dan kritis dalam mencari fakta untuk menentukan sesuatu.

Sikap-sikap Seorang Peneliti
Sikap-sikap apakah yang harus dimiliki seorang peneliti?
1. Objektif, artinya seorang peneliti harus dapat memisahkan antara pendapat pribadi dengan fakta yang ada.
2. Komepeten, yaitu memiliki kemampuan untuk melakukan penelitian dengan menggunakan metode dan teknik penelitian tertentu.
3. Faktual, seorang peneliti harus bekerja berdasarkan fakta yang diperoleh, bukan berdasarkan obsesi, harapan, atau angan-angan yang bersifat abstrak.

Cara-cara Berpikir Peneliti
1. Berpikir skeptis, artinya peneliti harus selalu menanyakan bukti atau fakta.
2. Berpikir analitis, artinya peneliti harus selalu menganalisis setiap pernyataan atau persoalan yang dihadapi.
3 Berpikir kritis, artinya peneliti harus selalu mendasarkan pikiran dan pendapatnya pada logika.

Syarat-syarat Peneliti
Apakah syarat menjadi peneliti? Menurut Whitney (1960) ada beberapa kriteria yangharus dimiliki oleh seorang peneliti, yaitu sebagai berikut:
1. Daya nalar. Seorang peneliti harus memiliki daya nalar yang tinggi, yaitu kemampuan untuk memberi alasan dalam memecahkan masalah, baik secara induktif maupun deduktif.
2. Orisinalitas. Seorang peneliti harus mempunyai daya khayal ilmiah dan kreatif. Peneliti harus brilian, mempunyai inisiatif yang terencana, serta harus penuh dengan ide-ide rasional dan menghidnarkan peniruan atau jiplakan.
3. Daya ingat. Seorang peneliti harus mempunyai daya ingat yang kuat, selalu ekstensif dan logis, serta dapat dengan sigap melayani serta menguasai fakta.
4. Kewaspadaan. Peneliti harus secara cepat dapat melakukan pengamatan terhadap perubahan yang terjadi atas suatu variabel atau sifat suatu fenomena.
5. Akurat. Peneliti harus mempunyai tingkat pengamatan serta perhitungan yang akurat, tajam dan beraturan.
6. Konsentrasi. Seorang peneliti harus memiliki kekuatan untuk berkonsentrasi yang tinggi, kemauan yang besar, dan tidak cepat merasa bosan.
7. Dapat bekerja sama. Seorang peneliti harus mempunyai sifat kooperatif sehingga dapat bekerja sama dengan siapapu, serta harus mempunyai keinginan untuk berteman secara intelektual dan dapat bekerja secara kelompok (team work).
8. Kesehatan. Seorang peneliti harus sehat baik jiwa maupun fisiknya.
9. Pandangan moral. Seorang peneliti harus mempunyai kejujuran intelektual, kejujuran moral, beriman dan dapat dipercaya.

Macam-macam Penelitian
1. Menurut tujuannya
Menurut tujuannya penelitian dibagi atas penelitian murni dan penelitian terapan.
a. Penelitian murni adalah dasar penelitian yang bertujuan menemukan suatu generalisasi atau keumuman dan berusaha menemukan dalil atau teori yang berlaku secara umum.
b. Penelitian terapan adalah penelitian yang berusaha mengumpulkan informasi atau data-data unuk membantu memecahkan suatu perosalan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Menurut tingkat analisis data
a. Penelitian eksplorasi adalah penelitian yang berupaya mendapatkan informasi mencasar tentang suatu permasalahan, yang belum pernah atau masih jarang diteliti.
b. Penelitian Pengembangan adalah penelitian yang memperluas dan menggali lebih dalam suatu relitas atau problem yang sudah ada.
c. Penelitian Deskriptif adalah penelitian yang memberikan penjelasan tentang ciri-ciri suatu keadaan yang diteliti. Dalam penelitian deskriptif, peneliti tidak memberikan simpulan umum, peneliti hanya memaparkan, memberikan gambaran, melaporkan suatu objek, keadaan atau peristiwa.
d. Penelitian Eksplanasi adalah penelitian yang menjelaskan alasan terjadinya suatu peristiwa dengan cara menganalisis hubungan antara variabel yang satu dan lainnya yang diteliti.
e. Penelitian Inferensial adalah penelitian yang tidak hanya melukiskan suatu peristiwa, tetapi juga mengambil simpulan umum dari masalah yang tengah dibahasnya.
f. Penelitian Prediksi adalah penelitian yang mencoba menggambarkan dan menjelaskan kemungkinan terjadinya suatu peristiwa pada masa datang.

3. Menurut tempat pengambilan data
a. Penelitian Laboratorium merupakan penelitian yang dilakukan di tempat khusus untuk menghasilkan suatu simpulan.
b. Penelitian Lapangan merupakan penelitian yang dilakukan dalam kehidupan masyarakat yang sebenarnya.
c. Penelitian Perpustakaan merupakan penelitian yang berdasarkan pada buku-buku, naskah-naskah, dokumen, majalah, catatan di perpustakaan untuk mengumpulkan data dan informasi penelitian.

4. Menurut pendekatannya
a. Penelitian survei. Pada umumnya dilakukan untuk membuat generalisasi dari suatu pengamatan terbatas menjadi simpulan yang berlaku umum bagi populasi.
b. Penelitian Kualitatif. Dilakukan untuk memahami fenomena sosial untuk pandangan pelakunya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi partisipasi, wawancara secara mendalam, dan metode lain yang menghasilkan data yang bersifat deskriptif guna mengungkapkan sebab dan proses terjadinya peristiwa yang dialami objek penelitian.
c. Penelitian Kuantitatif merupakan penelitian yang menghasilkan data berupa angka-angka yang dianalisis dengan menggunakan statistik.
d. Penelitian Historis dilakukan untuk dapat merekonstruksi dan mengaktualisasikan kembali peristiwa dan perkembangan masyarakat yang terjadi pada masa lampau.
e. Penelitian Kebijakan adalah penelitian yang bertujuan menghasilkan alternatif rekomendasi kebijakan dengan cakupan luas.

Silakan Tinggalkan Komentar Anda :