1/26/17

Pengertian Gulma Menurut Para Ahli

Admin Perpusku
Loading...

Apa yang dimaksud dengan gulma? Apa pengertian gulma? Mari mengenal tumbuhan ini.

Secara sederhana, gulma dapat diartikan sebagai semua jenis organisme pengganggu tanaman pokok. Mengapa gulma dikatakan menggangu? Karena gulma dapat memenangi persaingan untuk mendapatkan kebutuhan unsur hara, air, cahaya, dan ruang tumbuh. Hal ini dapat mengakibatkan beberapa hal pada tanaman pokok, diantaranya adalah sebagai berikut.
1) Menurunkan hasil,
2) Menurunkan kualitas hasil,
3) Menurunkan nilai dan produktivitas tanah,
4) Meningkatkan biaya pengerjaan tanah,
5) Meningkatkan biaya
penyiangan,
6) Meningkatkan kebutuhan tenaga kerja, dan
7) Menjadi inang bagi hama dan penyakit.

Pengertian Gulma Menurut Para Ahli
1. Mangoensoekarjo (1983) : "Gulma adalah tumbuhan pengganggu yang nilainya negatif apabila tumbuhan tersebut merugikan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebaliknya tumbuhan dikatakan memiliki nilai positif apabila mempunyai manfaat atau daya guna bagi manusia."

2. Sutidjo (1974) : "Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh tidak sesuai dengan tempatnya dan tidak dikehendaki serta mempunyai nilai negatif."

3. Nasution (1986) : "Gulma merupakan tumbuh-tumbuhan yang tumbuh pada tempat yang tidak diinginkan sehingga menimbulkan kerugian bagi kehidupan manusia. Kerugian yang ditimbulkan antara lain pengaruh persaingan (kompetisi) mengurangi ketersediaan unsur hara tanaman mendorong efek allelophaty."

4. Anderson (1977) : "Gulma didefinisikan sebagai tumbuhan yang tumbuh pada tempat yang tidak diinginkan oleh manusia. Dengan demikian apa saja termasuk tanaman budidaya dapat dipandang sebagai gulma apabila tumbuh pada tempat yang tidak diinginkan. Tumbuhan yang lebih lazim sebagai gulma biasanya cendrung mempunyai sifat-sifat atau ciri khas tertentu yang memungkinkanya untuk mudah tersebar luas dan mampu menimbulkan kerugian dan gangguan."

5. Sukman dan Yakub (1995) : "Gulma adalah tumbuhan liar yang dapat berkembang biak secara vegetatif maupun generatif dan biji yang dihasilkan secara vegetatif maupun generatif adalah dengan rhizoma,stolon,dll. Pembiakan melalui spora umumnya dilakukan oleh bangsa pakisan sedangkan pembiakan biji dilakukan oleh bangsa gulma semusim atau tahunan."

6. Soerjani (1998) dalam Sukman dan Yakub (1991) : "Mendefinisikan gulma sebagai tumbuhan yang peranan, potensi, dan hakikat kehadirannya belum sepenuhnya diketahui."

7. Ashton dan Monaco (1991) : "Gulma adalah pesaing alami yang kuat bagi tanaman budidaya dikarenakan mampu memproduksi biji dalam jumlah yang banyak sehingga kerapatannya tinggi, perkecambahannya cepat, pertumbuhan awal cepatdan daur hidup lama."

8. Beal Cicit, Sojani (19987) : "Gulma adalah suatu tumbuhan yang tumbuhnya salah tempat."

9. Soerjani (1974) ; theo 197 ; Tjitosoedirdjo (1984) : "Gulma adalah suatu tumbuhan yang tumbuhnya tidak dikehendaki oleh manusia."

10. Koestono (2004) : "Gulma adalah tumbuhan yang keberadaannya dapat menimbulkan gangguan dan kerusakan bagi tanaman budidaya maupun aktifitas manusia dalam mengelola usaha taninya."

11. Yakub (1994) : "Gulma adalah segala tanaman yang tumbuh pada tempat yang tidak diinginkan. Bunga mawar pun, jika tumbuh ditengah sayuran juga termasuk gulma. Kebanyakan gulma adalah tanaman yang cepat tumbuh dan dapat menghasilkan sejumlah besar biji dalam waktu singkat."

12. Barus (2003) : "Gulma adalah tumbuhan yang tidak dikehendaki keberadaannya pada lahan budidaya pertanian dan dapat berkompetisi dengan tanaman budidaya sehingga berpotensi untuk menurunkan hasil tanaman budidaya tersebut."

Dari beberapa pengertian gulma oleh para ahli diatas, bisa diambil kesimpulan sederhana bahwa gulma adalah tumbuhan yang dianggap mengganggu dan tidak dikehendaki pertumbuhannya.

Silakan Tinggalkan Komentar Anda :