10/7/16

5 Kelas Hewan Vertebrata (Bertulang Belakang)

Admin Perpusku
Loading...

Vertebrata merupakan subfilum dari filum Chordata. Berciri khas memiliki tulang belakang sebagai sumbu utama tubuh. Mempunyai kerangka dalam (endoskeleton) berupa tulang-tulang rangka. Sistem organ seperti sistem pernapasan, peredaran darah, koordinasi, dan pencernaan berkembang lebih maju dibandingkan hewan Avertebrata. Kelompok hewan ini dibedakan menjadi lima kelas, yaitu Pisces (berbagai jenis ikan bertulang keras dan bertulang rawan), Amphibia (berbagai jenis katak dan salamander), Reptilia (berbagai jenis ular, kadal, buaya, dan kura-kura), Aves (unggas dan berbagai jenis burung), dan Mamalia (berbagai jenis hewan menyusui).

Pisces
Ikan (Pisces)
Ikan adalah hewan berdarah dingin yang hidup di air dan bernafas dengan insang. Memiliki sirip untuk menentukan arah gerak di dalam air, dan memiliki gurat sisi untuk mengetahui tekanan di air. Sebagai hewan poikolotermik, suhu badan ikan akan menyesuaikan lingkungannya. Perkembangbiakannya dengan cara bertelur.
Berdasarkan penyusun rangkanya, ikan dikelompokkan menjadi 2 golongan:
a. Chondrichthyes, ikan berkerangka tulang rawan
Contoh: hiu, pari, dan cucut.
b. Osteichthyes, ikan berkerangka tulang sejati
Contoh: tuna, belut, mas, kakap, dan bandeng.

Amfibi
Amfibi (Amphibia)
Biasanya disebut juga sebagai hewan yang hidup di dua alam, yaitu darat dan air. Amfibi bernapas menggunakan insang ketika masih berwujud larva dan menggunakan paru-paru ketika sudah dewasa, yang umumnya sudah hidup di darat. Amfibi memiliki tubuh yang basah dan berlendir. Hal ini dikarenakan selain bernapas dengan paru-paru, amfibi dewasa juga menggunakan kulitnya sebagai alat pernapasan, maka tubuh amfibi diselubungi dengan kulit berledir. Fungsi lendir itu untuk memudahkan pertukaran oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2) pada permukaan kulit amfibi secara difusi.
Amfibi terbagi menjadi tiga kelompok, diantaranya:
a. Urodela, amfibi berekor
Contoh: Salamander.
b. Anura, sub-ordo katak
Contoh: katak hijau (Rana pipiens), dan kodok bangkong (Bufo terrestrist).
c. Apoda, amfibi tidak berkaki
Contoh: Ichtyois glutinosus dan Siphonops annulatus.

Di bidang kedokteran, katak dimanfaatkan untuk diambil racunnya sebagai penguat denyut jantung dan sebagai model percobaan dalam praktikum. Rana sp. disukai orang Cina dan Jepang untuk dimakan.

Reptil
Hewan Melata/Reptil (Reptilia)
Secara bahasa, reptil berasal dari kata reptum, yang artinya melata, yaitu bergerak dengan menempelkan perut ke tanah. Reptil memiliki ciri-ciri berkulit keras, kering, dan bersisik. Pada ular, sisiknya sering mengelupas. Reptil juga merupakan hewan berdarah dingin (poikiloterm). Perkembangbiakannya dengan cara bertelur dan pembuahannya di dalam tubuh betina.
Reptil dibedakan menjadi empat:
a. Crocodillia, sub-ordo buaya
Contoh: Alligator, Crocodilus porosus (buaya)
b. Chelonia, sub-ordo kura-kura
Contoh: kura-kura, penyu
c. Lancertilia, sub-ordo kadal
Contoh: biawak, kadal, komodo, bunglon, cecak, tokek.
d. Ophidia, sub-ordo ular
Contoh: kobra, ular laut, ular phyton, ular sawah.

Reptillia, khususnya ular, merupakan predator alami bagi ham tikus perusak tanaman pertanian. Sedangkan minyaknya digunakan untuk berbagai jenis bahan obat-obatan.

Aves
Burung (Aves)
Aves merupakan anggota filum hewan vertebrata yang memiliki kekhususan. Aves atau burung adalah satu-satunya kelompok hewan yang memiliki bulu dan sayap. Bulu pada aves berfungsi untuk melindungi tubuh dan terbang bagi sebagian aves. Tulang-tulang pada aves merupakan tulang berongga. Hal inilah yang menjadikan aves bergerak lebih ringan. Aves termasuk ke dalam hewan berdarah panas (homoioterm). Perkembangbiakannya dengan cara bertelur dan pembuahannya internal (di dalam tubuh).

Mamalia
Hewan Menyusui/Mamalia (Mammalls)
Mamalia adalah kelompok hewan vertebrata dengan kelenjar susu. Pada betina kelenjar ini akan menghasilkan susu sebagai sumber makanan bagi anaknya. Mamalia merupakan hewan endoterm atau berdarah panas dengan alat pernapasan berupa paru-paru. Sebagian besar mamalia berkembang biak dengan melahirkan anaknya, tetapi ada beberapa diantaranya yang bertelur.
Mamalia terbagi menjadi 12 kelompok, yaitu:
1. Monotremata, contoh: Platypus.
2. Marsupialia, contoh: kuskus dan kanguru.
3. Primata: kera, simpanse, gorila, orang utan, dan lemur.
4. Pholidota: trenggiling.
5. Rodentia: tikus rumah dan bajing.
6. Cetacea: ikan paus dan lumba-lumba.
7. Sirenia: ikan duyung dan sapi laut.
8. Carnivora: harimau, anjing, kucing, serigala, beruang, dan musang.
9. Insectivora: tikus celurut dan landak semut.
10. Proboscidea: gajah.
11. Chiroptera: kelelawar dan kalong.
12. Undula: badak, tapir, kuda, kuda nil, sapi, unta, jerapah, dan babi hutan.

Silakan Tinggalkan Komentar Anda :