12/8/15

Jenis-jenis Simbiosis serta Contoh-contohnya

Perpusku
Loading...

Dalam sebuah ekosistem terjadi hubungan antar makhluk hidup. Terdapat beberapa jenis hubungan antar makhluk hidup, salah satunya adalah hubungan simbiosis.
Hubungan simbiosis adalah suatu hubungan yang saling memengaruhi antar dua organisme. Hubungan  ini dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu Simbiosis Mutualisme, Simbiosis Komensalisme, dan Simbiosis Paratisme.

Benalu

Simbiosis mutualisme adalah hubungan antara dua jenis organisme yang saling menguntungkan. Contohnya adalah lebah dengan tumbuhan berbunga. Lebah mendapatkan madu dari bunga, sedangkan bunga terbantu proses penyerbukannya. Simbiosis mutualisme juga terjadi antara manusia dengan bakteri Eschericia coli yang hidup di usus. Bakterki tersebut menghasilkan vitamin K yang berperan pada proses pembekuan darah manusia. Sedangkan manusia memberikan perlindungan, makanan, dan lingkungan yang cocok bagi bakteri di dalam usus. Contoh lainnya adalah burung jalak dengan kerbau dan ganggang dengan lumut.

Hubungan khas antar makhluk hidup lainnya adalah simbiosis komensalisme. Yaitu suatu hubungan antara dua jenis organisme di mana yang satu mendapat diuntungkan dan yang lain tidak dirugikan saat saling berinteraksi. Contohnya adalah tanaman anggrek dengan pohon yang ditumpanginya. Tanaman anggrek diuntungkan karena dapat hidup di pohon yang ditumpanginya, sedangkan pohon tidak mendapatkan keuntungan atau kerugian. Simbiosis komensalisme juga terjadi antara ikan remora dengan ikan hiu. Ikan remora sering menempel pada tubuh ikan hiu. Ikan remora mendapatkan keuntungan dari sisa-sisa makanan ikan hiu dan dapat bergerak kemana-mana tanpa mengeluarkan energi. Sedangkan ikan hiu tidak diuntungkan dan tidak dirugikan.

Simbiosis yang ketiga adalah simbiosis parasitisme, yaitu hubungan antara dua jenis organisme yang merugikan salah satu pihak, sedangkan pihak lain diuntungkan. Organisme yang mendapat keuntungan disebut parasit, sedangkan organisme yang dirugikan disebut inang. Parasit hidup dan mendapat makanan dari tubuh inang, sehingga lama-kelamaan inang akan mati. Parasit dibedakan menjadi dua, yaitu parasit ektoparasit dan endoparasit.
Ektoparasit adalah parasit yang hidup menempel pada tubuh inangnya dan mengambil zat-zat makanan dari luar tubuh inang. Sedangkan Endoparasit adalah parasit yang hidup di dalam tubuh inangnya.
Contoh ektoparasit: kutu rambut
Contoh endoparasit: cacing perut dalam usus manusia, benalu, tumbuhan tali putri

Silakan Tinggalkan Komentar Anda :