12/11/15

Ciri-ciri Makhluk Hidup

Admin Perpusku
Loading...

Jika kita mengamati aktivitas makhluk hidup di sekitar, aktivitas apa yang kita temui? Kita mungkin akan menjumpai orang yang sedang berjalan dan mobil yang sedang melaju. Perhatikan, mobil dan orang sama-sama bergerak, namun samakah gerak yang diperlihatkan keduanya? Apakah semua yang bergerak dapat disebut sebagai makhluk hidup?

Makhluk hidup memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakannaya dengan benda tak hidup. Tahukah kamu, apa sajakah ciri yang dimaksud? untuk mengetahui lebih jelas apa yang dimaksud dengan makhluk hidup, marilah kita membahasnya satu persatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia, hewan dan tumbuhan. Walaupun kegiatan yang dilakukan oleh manusia, hewan, dan tumbuhan tidak sama, namun gejala yang ditunjukkan sama. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan makhluk hidup menunjukkan ciri-cirinya. Ciri-ciri makhluk hidup adalah  bergerak, bernapas, memerlukan makanan, tumbuh dan berkembang, berkembang biak, beradaptasi, peka terhadap rangsangan, dan mengeluarkan zat sisa.

Iritabilitas Tanaman Putri Malu

1. Bergerak
Pengertian bergerak adalah perpindahan posisi seluruh atau sebagian tubuh makhluk hidup karena adanya rangsangan. Perpindahan seluruh bagian tubuh terjadi pada manusia dan hewan. Sedangkan pada tumbuhan, gerak hanya terjadi pada bagian tertentu.

2. Bernapas
Pengertian bernapas adalah  proses pengambilan oksigen dari udara bebas serta melepaskan karbon dioksida dan uap air. Alat pernapasan pada setiap makhluk hidup tidak selalu sama. Untuk mengetahui jenis-jenis alat pernapasan pada makhluk hidup baca di artikel ini http://www.perpusku.com/2015/12/jenis-jenis-alat-pernapasan-pada-makhluk-hidup.html

3. Memerlukan Makanan atau Nutrisi
Ciri yang ketiga dari makhluk hidup adalah memerlukan makanan atau nutrisi. Jika manusia dan hewan memenuhi kebutuhan nutrisi dengan memakan makanan. Bagaimana cara tumbuhan memperoleh nutrisi? Tumbuhan berhijau daun mempunyai klorofil yang dapat digunakan untuk membuat makanan sendiri dengan fotosintesisnya.

4. Tumbuh dan Berkembang
Tumbuh adalah merupakan perubahan ukuran tubuh akibat bertambahnya jumlah sel dan volume tubuh. Pertumbuhan bersifatireversibel, artinya tidak dapat kembali ke bentuk semula. Misalnya tumbuhan yang tumbuh tinggi, tidak akan kembali pendek lagi. Sedangkan berkembang adalah proses menuju kedewasaan yang bersifat kualitatif. Misalnya telut katakmenetas menjadi berudu, lali menjadi katak berekor, katak muda, dan akhirnya berkembang menjadi katak dewasa.
Pertumbuhan pada manusia dan hewan bersifat terbatas, artinya hanya tumbuh sampai usia tertentu dan sesudah itu pertumbuhannya akan berhenti. Sedangkan pertumbuhan pada tumbuhan umumnya tidak terbatas, akhirnya tumbuhan akan selalu tumbuh dalam hidupnya.

5. Berkembang Biak
Berkembang biak atau bereproduksi adalah suatu proses biologis di mana individu organisme baru diproduksi. Reproduksi adalah cara mempertahankan diri yang dilakukan oleh semua bentuk kehidupan, setiap individu organisme ada sebagai hasil dari suatu proses reproduksi oleh pendahulunya. Cara berkembang biak dapat dibaca selengkapnya di sini: http://www.perpusku.com/2015/12/perkembangbiakan-hewan-generatif-vegetatif-ovipar-vivipar-ovovivipar.html

6. Beradaptasi
Pengertian adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungannya dan untuk mempertahankan diri. Macam-macam adaptasi ada tiga, yaitu:
- Adaptasi Morfologi, adalah penyesuaian diri terhadap alat-alat tubuhnya.
Contoh adaptasi morfologi: Burung elang mempunyai kuku tajam untuk menerkam mangsanya. Bunga teratai mempunyai daun lebar untuk memperluas bidang penguapan.
- Adaptasi Fisiologi, adalah penyesuaian diri terhadap lingkungan dengan fungsi alat-alat tubuhnya.
Contoh adaptasi fisiologi: Manusi menambah jumlah sel darah merah bila berada di pegunungan. Unta mempunyai kotoran yang kering, tetapi urinenya kental.
- Adaptasi Tingkah Laku, adalah penyesuain diri terhadap lingkungan dengan tingkah lakunya.
Contoh adaptasi tingkah laku: bunglon mengubah warna tubuhnya. Ikan paus muncul ke permukaan secara periodik.

7. Peka Terhadap Rangsangan (Iritabilitas)
Untuk bertahan hidup, semua makhluk hidup harus dapat menanggapi perubahan lingkungan. Contoh respon terhadap rangsangan misalnya secara spontan manusia akan menutup mata saat ada benda yang tiba-tiba mendekati mata. Contoh lainnya adalah saat ada laat hinggap pada tubuh sapi bagian belakang, secara spontan sapi akan mengibaskan ekornya. Dan tanaman yang kita letakkan di dalam rumah dekat jendela akan tumbuh ke arah sumber cahaya.

8. Mengeluarkan Zat Sisa (Ekskresi)
Semua makhluk hidup akan mengeluarkan zat sisa agar tidak membahayakan dan meracuni hidupnya. Alat ekskresi pada manusia berupa paru-paru, kulit, ginjal, dan anus. Sedangkan pada tumbuhan, alat ekskresinya adalah stomata dan lentisel.

Silakan Tinggalkan Komentar Anda :